Sudahkah Kamu Menjadi Pendamping Kucing yang Bertanggung Jawab? (Part 1)
Memelihara hewan seperti kucing merupakan komitmen yang serius dan memiliki tanggung jawab yang cukup besar. Banyak pendamping satwa yang lebih berfokus pada hal-hal atau sekedar 'manfaat' memiliki kucing. Namun tanpa disadari pendamping satwa sering kali tidak tahu bahkan berujung gagal menjadi pendamping kucing yang bertanggung jawab.
Berikut adalah 9 panduan tentang bagaimana cara agar kamu menjadi pendamping kucing yang bertanggung jawab.
- STERILISASI KUCING DAMPINGAN
Masih banyak para pendamping yang mengabaikan sterilisasi untuk kucing. Sebagai pendamping satwa yang bertanggung jawab, upaya sterilisasi pada kucing WAJIB dilakukan. Sebagian orang beranggapan bahwa tindakan sterilisasi sudah mencampuri hukum alam. Akan tetapi, alangkah baiknya kita berpikir mengenai dampak besar di masa mendatang.
Pentingnya dilakukan sterilisasi pada kucing dampingan yaitu untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan serta over populasi. Over populasi akan berdampak pada pertambahan jumlah anak kucing yang terbuang dan telantar. Selain itu sterilisasi juga bermanfaat untuk membatasi pola perilaku yang tidak diinginkan terkait seksual, mengurangi adanya kemungkinan penyakit tertentu seperti flu kucing atau infeksi di dalam rahim di kemudian hari, menyejahterakan kehidupan mereka secara berkelanjutan dan juga baik untuk lingkungan.
Lebih baik memiliki satu kucing namun terjamin kesejahteraannya, daripada memiliki banyak kucing namun pada akhirnya menelantarkannya dengan berbagai alasan, misalnya sibuk bekerja atau kendala biaya perawatan.
- HARGAI KUCINGMU
Masing-masing jenis kucing memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Akan tetapi manusia sering kali menilai mereka berdasarkan sifat biologis dan intrinsiknya. Apapun jenis kucing yang dipelihara sudah selayaknya diperlakukan dengan baik. Apabila kamu bisa memahami dan menyadari poin ini, kamu akan cukup peduli untuk memberikan tingkat perawatan dan pengasuhan terbaik untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sehingga tercipta hubungan yang baik dan bahagia antara kucing dan pendamping.
- BERIKAN MAKANAN YANG CUKUP, TEMPAT TINGGAL YANG BAIK DAN KASIH SAYANG YANG MAKSIMAL
Penuhi kebutuhan dasar kucingmu setiap hari, yaitu dengan makanan dan minuman yang cukup. Mereka juga memerlukan tempat berlindung yang baik dan aman, yang dapat menjangkau interaksi sosial dengan pendamping untuk mencegah kesepian, dan tempat atau lahan untuk bermain. Kandang BUKAN tempat terbaik untuk mereka. Kucing yang diletakkan di kandang akan mengalami stress dan tidak merasakan kebahagiaan.
Agar ia bahagia dan tidak stress, luangkan waktu yang cukup untuk bersosialisasi dengan kucing dampingan, misalnya bermain bersama.
- MENDISIPLINKAN KUCING
Setiap satwa dampingan membutuhkan latihan kedisiplinan. Mendisiplinkan kucing bukan dengan memukul, membuatnya kelaparan, atau menghukumnya jika berbuat kesalahan. Kucing adalah makhluk hidup yang sensitif perasaannya. Pengalaman buruk yang menyebabkan trauma akan merusak hubunganmu dengannya, serta menciptakan ketakutan dan ketidakpercayaan mereka padamu.
Jadi, bagaimana cara mendisiplinkan kucing yang baik? Kamu bisa membuat rutinitas secara konsisten yang disertai dengan aturan, sehingga kucing merasa nyaman dan aman. Misalnya, kamu memberi makan kucing 3 kali sehari pada jam yang (kurang lebih) sama setiap harinya, melatih kucing supaya poop di tempat yang benar, dan lainnya.
Kedisiplinan yang diajarkan dengan kasih sayang dan kesabaran, sangat dibutuhkan dalam kehidupan kucing.
- MELINDUNGI KUCING DARI BAHAYA
Pastikan kucing tidak dapat memakan sesuatu atau melakukan hal-hal yang dapat membahayakannya. TIDAK mengurung kucing dalam kandang sempit dan tidak membatasi kemampuannya untuk berkeliaran dengan bebas juga termasuk melindungi kucing dari bahaya stres karena merasa terpenjara.
Selain itu, kebiasaan memberi makan pada kucing terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, sehingga kamu harus menghentikan kebiasaan ini, tidak peduli seberapa besar keinginan kucing menginginkan makanan tersebut. Kamu adalah mama kucing yang memiliki tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan, kesehatan, dan kebahagiaannya.
- JIKA KUCING SAKIT, JANGAN DIBIARKAN.
Pada dasarnya bukan hanya saat kucing sakit. Melainkan, lakukan general check up ke dokter hewan setidaknya setahun sekali, terlebih seiring bertambahnya usia kucing atau jika mereka membutuhkan penanganan medis secara khusus.
Jika ada sesuatu yang tidak beres pada kucing (tanda-tanda sakit), segera konsultasikan kepada dokter hewan untuk mendiagnosa kondisi mereka dan segera memulai proses pemulihan.
Kucing akan berada di tangan yang tepat bersama pakar yang kompeten dan berpengalaman dalam membantu meningkatkan kesehatan kucing.
Sangat disayangkan, diluar sana masih banyak pendamping kucing yang tidak melakukan apa-apa demi kesembuhan kucing, bahkan ada yang lebih memilih untuk membuang kucing yang sakit daripada membawa ke dokter hewan. Tak lain alasannya ada kendala biaya.
Padahal melalui konsultasi, pendamping satwa bisa mempertimbangkan opsi alternatif yang ditawarkan oleh doketr hewan untuk memulihkan kesejahteraan kucing. Tergantung pada pilihan pribadi, kondisi keuangan, masalah spiritualitas, dll.
- UNTUK KESEHATAN, PILIH YANG TERBAIK
Sebagai pendamping, kamu tidak wajib membeli suplemen, vitamin, dan beberapa vaksin yang sebenarnya dibutuhkan apabila kucing dalam kondisi baik-baik saja.
Jika terdapat hal-hal yang menyangkut dengan kondisi medis, selalu konsultasikan dahulu dengan ahli veteriner sebelum mengambil keputusan penting terkait kesehatan kucing.
Sedangkan untuk membantu menjaga kesehatan mental kucing, pastikan mereka memiliki banyak waktu bermain dan interaksi sosial supaya aktif dan puas dengan kehidupannya.
- BERIKAN KALUNG IDENTITAS
Setiap hari, Animal Friends Jogja menerima laporan atas kucing maupun anjing hilang. Ya, kucing dapat tersesat pada satu titik dalam hidupnya. Berikan kalung identitas yang berisi nama dan detail kontakmu. Pastikan kalung tersebut pas di leher dan tidak memengaruhi pernapasan atau menyebabkan iritasi pada leher kucing.
- PASTIKAN KUCINGMU ADA DALAM DAFTAR PERENCANAAN FINANSIAL
Jutaan kucing ditelantarkan setiap hari karena ‘pemiliknya’ cenderung mengabaikan rencana masa depan mereka. Memiliki kucing merupakan tanggung jawab yang besar dan membutuhkan KOMITMEN SEUMUR HIDUP. Jika kamu tidak berniat memelihara kucing dalam jangka panjang (selama kamu atau hewan itu masih hidup), lebih baik jangan memliharanya.
Ketika kamu sudah berniat dengan komitmen memelihara seumur hidup, apa pun yang terjadi, kamu harus berjuang untuknya. Jangan kemudian melepaskan tanggung jawab dan membebankan ke orang lain (open adopsi), membuang, apalagi suntik mati. Ingat, tanggung jawabmu juga ada di akherat nanti.
Kalau sahabat sendiri, poin mana saja yang sudah kamu lakukan dan yang belum kamu lakukan? Sekarang saatnya menjadi pendamping kucing yang bertanggung jawab secara utuh.
