wrapkit

Organisasi Perlindungan Hewan di Indonesia dan Dunia Bersatu Mendesak KFC, Pizza Hut dan Taco Bell Untuk Berhenti Menggunakan Telur Dari Kandang Baterai

Yogyakarta, 23 Juni 2021— Aktivis organisasi nirlaba untuk perlindungan satwa, Animal Friends Jogja, bersama relawan yang tergabung dalam Barisan Muda-Mudi Xayang Xatwa (BMXX), aktivis vegan dan Prabawa (Pramuka Sahabat Satwa) melaksanakan aksi damai serentak di 15 kota di Indonesia, Jogja, Jabodetabek, Solo, Bali, Bogor, Medan, Batam, Probolinggo, Kediri, Manado, Surabaya, Aceh dan kota-kota lainnya.

Aksi damai ini berlangsung secara luring dengan membagikan stiker QR Code petisi dan menampilkan poster bertuliskan “Yum! Brands mendukung kekejaman pada hewan” dan secara daring dengan memberikan ulasan Google Map di gerai-gerai Yum! Brands, perusahaan induk KFC, Pizza Hut dan Taco Bell.

Aksi ini dilangsungkan sebagai rangkaian dari kampanye global yang diluncurkan oleh Open Wing Alliance (OWA) pada bulan Mei 2021 lalu untuk meminta Yum! Brands berhenti menggunakan telur dari ayam-ayam yang dikurung di kandang baterai yang kejam di seluruh rantai pasokan globalnya. Kampanye ini menyatukan lebih dari 80 organisasi anggota OWA di 64 negara di seluruh dunia untuk menuntut industri raksasa tersebut merespons harapan konsumen dan berkomitmen untuk menggunakan 100% telur bebas kandang baterai.

Tak hanya Animal Friends Jogja sebagai anggota OWA di Indonesia, di sepanjang bulan Juni 2021 ini beberapa organisasi anggota OWA lainnya di berbagai negara seperti Nigeria, Kanada, Ukrania, Serbia dan Rusia juga melakukan aksi langsung sebagai desakan kepada Yum! Brands untuk segera menyatakan komitmen bebas kandang baterai secara global tanpa terkecuali.

Saat ini, YUM! Brands dengan lebih dari 50.000 restoran di lebih dari 150 negara memiliki komitmen telur bebas kandang baterai HANYA untuk sebagian kecil dari lokasinya, yaitu di AS, Inggris Raya dan Eropa Barat, dan TIDAK ADA SAMA SEKALI komitmen bebas kandang baterai di Asia. Padahal pasar Asia menyumbang lebih dari seperempat jumlah lokasi perusahaan, dengan lebih 10.000 restoran di China. Sementara di Indonesia, gerai KFC saja totalnya ada 738.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran dan permintaan konsumen untuk telur bebas kandang baterai, berbagai perusahaan global telah mulai beralih ke sistem bebas kandang baterai, termasuk di pasar Asia. Beberapa perusahaan yang berkomitmen untuk menghapus penggunaan kandang baterai dalam rantai pasokan globalnya di antaranya Unilever, Nestle, Aldi, InterContinental Hotels, Sodexo, Mondelez, RBI (Burger King, Popeyes, Tim Hortons), Compass Group, dan Shake Shack.

Sungguh disayangkan bahwa Yum! Brands telah gagal untuk bergabung dengan gerakan global perusahaan yang mengutamakan kesejahteraan hewan dan kesehatan konsumen ini! “Waktunya telah tiba bagi seluruh perusahaan global maupun nasional untuk menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesehatan konsumen melalui komitmen mereka terhadap kesejahteraan hewan dengan beralih ke sistem bebas kandang baterai.” kata Elly Mangunsong, Corporate Outreach Manager Animal Friends Jogja.

Ayam di peternakan kandang baterai terkurung dalam kerangkeng sempit dan kotor yang dapat mempercepat penyebaran penyakit. Dalam kerangkeng kandang baterai, ayam-ayam hidup berdesakan dalam tumpukan sekat-sekat kawat besi maupun bambu. Para ayam sama sekali tidak dapat melakukan perilaku alami yang sangat penting untuk kesejahteraan hidup mereka seperti berjalan-jalan, bertengger, mandi debu, bersarang untuk bertelur atau bahkan sekedar merentangkan sayap pun tidak bisa.

Akibatnya ayam-ayam didera stres terus menerus dan frustasi. Seringkali bagian tubuh mereka tersangkut di jeruji kerangkeng yang mengakibatkan retak atau patah tulang, cacat, dan kerontokan bulu yang parah. Banyak dari mereka yang kelelahan dan tidak sanggup lagi bergerak, terinjak-injak ayam lain di kandangnya hingga mati.

Tanpa pemberlakuan standar kebijakan kesejahteraan hewan yang lebih tinggi untuk setiap lokasinya di seluruh dunia, Yum! Brands bertanggung jawab atas praktik eksploitasi dan penganiayaan ayam petelur dalam rantai pasokan industri makanannya!

Untuk informasi lebih lanjut atau untuk terlibat, kunjungi www.NotYum.com

wrapkit

We are simply friends who share similar views on treating non human animals with the respect and compassion they so rightly deserve.

Including the right to live free from unnecessary suffering and exploitation.

Reach us on Social Media

Our location is strictly unpublished due to safety and educational reason. To visit us, please make an appointment by sending us a request email. Make sure you have read our FAQ section before sending an email. It might need time until we finally keep-in-touch

This site is donated by Oninyon Software Solution - PT. Oninyon Revolusi Kreatif Indonesia