wrapkit

Karanganyar Goes Dog Meat Free! One Major Victory!

 

Campaign Victory for Dog Meat Free Indonesia

Based on concerns about the rampant dog meat trade in Yogyakarta, Animal Friends Jogja took the initiative to conduct an in-depth investigation in 2013 and AFJ found the terrible facts of cruelty to animals behind this business and the danger rabies transmission that threatens communities because the majority of dogs consumed in Yogyakarta and Solo Raya comes from West Java which has not been free of rabies. Soon AFJ started the Stop Eating Dog campaign in the same year and this movement became a small spark from Yogyakarta. Thanks to the support of SHAGGYDOG, the famous ska band from Yogyakarta who became an ambassador for the Stop Eating Dogs campaign since October 2013, this movement finally opened the public's eyes that every week hundreds of dogs are brutally killed in Yogyakarta.

Several attempts were made, both by conducting investigations in other cities in Java such as Surakarta, holding awareness campaigns for the community, and lobbying the Yogyakarta Provincial Government to ban dog meat trade. 

 

In 2014, to strengthen the movement to stop dog meat trade not only in Yogyakarta but also throughout Indonesia, Animal Friends Jogja partnered with Jakarta Animal Aid Network (JAAN) to launch a nationwide campaign entitled Dogs Are Not Food (DANF). The launch of the DANF campaign was marked with a Jakarta-Jogja bicycle tour to bring a message of urgency to the government to ban Dog Meat Trade in Indonesia. Along the way, bicycle tour team stopped in cities that are rife with and become transportation routes for dog meat trade to submit investigative reports and letters of pressure to each of the local governments and conduct public awareness education. The bicycle tour ended at the Yogyakarta provincial government office to file the reports and letters to the government supported by Shaggydog band members. 

 

In 2017 DANF campaign movements by AFJ & JAAN received support from 2 international organizations: Change For Animals Foundation (CFAF) and Humane Society International (HSI). The four organizations decided to bring this movement to the global level by forming a Dog Meat Free Indonesia (DMFI) Coalition. Later, Four Paws and Animals Asia joined the coalition. The movement became stronger with one common goal: DOG MEAT FREE INDONESIA!!!

After countless calls, investigations and government lobbying - with various ups and downs - one very good news came from the Regent of Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MA. on June 17, 2019. In our meeting with the Karanganyar Regency government, Animal Friends Jogja as a representative of the coalition finally convinced the Regent to support our movement and close all the stalls selling dog meat in Karanganyar. Mr Juliyatmono became a pioneer because he was the first regent in Java (even Indonesia) who was truly committed and taking real action to end dog meat trade; a practice involving cruelty to animals that is not only brutal but also pose a serious threat to people's health and safety.

Not only that, the Regent also plans a wise and humane solution for all dog meat traders in his area by providing capital and further training to all who want to switch their business into a more respectable one. We hope that his wisdom, courage, and compassion can become examples for other leaders.

Support continues to flow, coming from the Karanganyar community, Indonesia and the world. Our social media commentary column is flooded with positive and supportive posts and comments, also from Indonesian and international media. All support and respect his courageous compassionate policy.

This is the starting point, the snowball that will grow bigger; inspiring other regional governments to be aware and take immediate action. Like the statement given by the Central Java Province’s Animal Husbandry and Animal Health Service which supports the Karanganyar Regency government policy, and plans from the Wonogiri Regency Government to adopt a similar policy soon after the bold decision was announced by the government of Karanganyar Regency.

Thanks to you, who continue to support us, help us by raising your concerns on animal welfare to the government and keep our spirits up with your supportive comments and emails. We will continue to fight, until Indonesia becomes 100% FREE FROM DOG MEAT.


 

Kemenangan Kampanye Dog Meat Free Indonesia

Berdasarkan keprihatinan akan maraknya perdagangan daging anjing di Yogyakarta, Animal Friends Jogja berinisiatif untuk melakukan investigasi mendalam pada tahun 2013 dan menemukan fakta mengerikan akan kekejaman terhadap satwa di balik bisnis ini dan bahaya penyebaran rabies yang mengancam masyarakat karena mayoritas sumber anjing untuk dikonsumsi di Yogyakarta dan Solo Raya berasal dari Jawa Barat yang belum bebas rabies. Segera AFJ memulai kampanye Stop Makan Anjing di tahun yang sama dan pergerakan ini menjadi sebuah percikan kecil dari Yogyakarta. Berkat dukungan SHAGGYDOG, band ska kenamaan dari Yogyakarta yang menjadi duta kampanye Stop Makan Anjing sejak Oktober 2013, gerakan ini akhirnya membuka mata publik bahwa setiap minggu ratusan anjing dibunuh secara brutal di Yogyakarta.

Beberapa upaya pun dilakukan, baik dengan melakukan investigasi di kota lain di pulau Jawa seperti Surakarta, mengadakan edukasi penyadartahuan bagi masyarakat, hingga melobi Pemerintah Provinsi DIY untuk melarang perdagangan daging anjing.

Pada tahun 2014, untuk memperkuat pergerakan demi menghentikan perdagangan daging anjing tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga di seluruh Indonesia, Animal Friends Jogja berpartner dengan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) meluncurkan kampanye berskala nasional dengan tajuk Dogs Are Not Food (DANF) / Anjing Bukan Makanan. Peluncuran kampanye DANF ditandai dengan tur sepeda Jakarta-Jogja untuk membawa pesan desakan kepada pemerintah untuk Pelarangan Perdagangan Daging Anjing di Indonesia. Di sepanjang perjalanan, tur sepeda berhenti di kota-kota yang marak dengan dan menjadi jalur transportasi perdagangan daging anjing untuk menyerahkan laporan investigasi dan surat desakan kepada setiap pemerintah daerah yang dilalui dan melakukan edukasi penyadartahuan publik. Tur sepeda diakhiri di kantor pemerintah DIY untuk menyerahkan laporan dan surat kepada Pemprov DIY bersama personil Shaggydog. 

Pada 2017 pergerakan kampanye DANF oleh AFJ & JAAN mendapatkan dukungan dari 2 organisasi internasional yaitu Change For Animals Foundation (CFAF) dan Humane Society International (HSI). Keempat organisasi memutuskan untuk membawa gerakan ini ke tingkat global dengan membentuk koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI). Organisasi Four Paws dan Animals Asia kemudian bergabung ke koalisi. 

Pergerakan pun menjadi lebih kuat dengan satu tujuan bersama: INDONESIA BEBAS DAGING ANJING!!!

Setelah seruan yang tak terhitung jumlahnya, penyelidikan dan melobi pemerintah—dengan berbagai suka duka—satu kabar sangat baik datang dari Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MA. pada tanggal 17 Juni 2019. Dalam pertemuan kami dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar, Animal Friends Jogja sebagai perwakilan dari koalisi akhirnya meyakinkan Bupati untuk mendukung gerakan kami dan menutup semua warung yang menyediakan olahan daging anjing di Karanganyar. Bapak Juliyatmono menjadi pelopor karena ia adalah bupati pertama di Jawa (bahkan Indonesia) yang benar-benar berkomitmen dan bertindak untuk mengakhiri perdagangan daging anjing, praktik kekejaman terhadap satwa yang tidak saja brutal tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Tidak hanya itu, Pak Bupati juga merencanakan solusi yang bijaksana dan manusiawi untuk semua pedagang dalam wilayahnya dengan memberikan modal dan pelatihan lebih lanjut kepada semua yang ingin mengubah usaha mereka menjadi usaha yang lebih terhormat. Kami berharap kebijaksanaan, keberanian, dan welas asihnya dapat menjadi contoh bagi para pemimpin lainnya.

Dukungan terus mengalir, datang dari masyarakat Karanganyar, Indonesia dan dunia. Kolom komentar media sosial kami dibanjiri dengan posting dan komentar yang positif dan mendukung. Juga dari media Indonesia dan internasional. Semua memberi dukungan dan menghormati kebijakan penuh kasih yang berani ini.

Ini adalah titik awal, bola salju yang akan tumbuh lebih besar; menginspirasi para pemerintah daerah lain untuk sadar dan segera bertindak. Seperti pernyataan yang diberikan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah yang mendukung kebijakan pemerintah Kabupaten Karanganyar, dan rencana dari pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk mengadopsi kebijakan serupa segera setelah keputusan berani diumumkan oleh pemerintah Kabupatn Karanganyar.  

Terima kasih kepada Anda, yang terus mendukung kami, membantu kami dengan menyuarakan keprihatinan Anda tentang kesejahteraan hewan kepada pemerintah dan mengirimkan kami dukungan dengan komentar dan email Anda. Kami akan terus berjuang, hingga Indonesia menjadi 100% BEBAS DAGING ANJING.

wrapkit

We are simply friends who share similar views on treating non human animals with the respect and compassion they so rightly deserve.

Including the right to live free from unnecessary suffering and exploitation.

Reach us on Social Media

Our location is strictly unpublished due to safety and educational reason. To visit us, please make an appointment by sending us a request email. Make sure you have read our FAQ section before sending an email. It might need time until we finally keep-in-touch

This site is donated by Oninyon Software Solution - PT. Oninyon Revolusi Kreatif Indonesia