Ini Loh, Kepribadian Kucing yang Cocok dengan Gaya Hidupmu!
Apakah menyesuaikan kepribadian kucing dan gaya hidupmu adalah hal penting yang harus dipertimbangkan sebelum menjadikan dia sebagai anggota keluarga barumu?
Karakter ataupun kepribadian kucing cenderung sulit diprediksi. Poin ini menjadi tantangan untuk memilih kepribadian kucing terbaik sesuai dengan kondisi rumah dan gaya hidupmu. Ikuti panduan ini untuk mengurangi kejutan-kejutan yang kamu anggap tidak menyenangkan dan membantu memastikan bahwa kamu menemukan kecocokan kepribadian kucing yang tepat.
-
Pilih Anak Kucing atau Kucing Dewasa?
Anak kucing kerap kali menjadi godaan untuk membawanya ke rumah. Dalam hal ini, kamu membutuhkan tingkat kesabaran dan toleransi yang cukup tinggi. Meskipun mereka sangat menyenangkan, anak kucing juga sangat tertantang ketika mereka menemukan dunia baru di sekitar dan mengembangkan kepribadian. Anak kucing sangat lincah aktif, suka mengeksplor hal maupun benda baru.
Kalau kamu tidak memiliki kesabaran untuk menghadapi tingkah lakuknya selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan beberapa bulan pertama, sebaiknya pertimbangkan untuk mengadopsi kucing dewasa. Kucing dewasa cenderung lebih tenang, terutama jika sudah disteril (dimandulkan). Pada usia sekitar dua tahun, kepribadian kucing berkembang sepenuhnya, dan lebih mudah untuk memastikan apa yang kamu dapatkan.
-
Kondisi Rumah serta Anggota Keluarga
Saat mempertimbangkan jenis kepribadian kucing yang harus dicari, penting untuk mempertimbangkan juga bagaimana kondisi anggota keluarga. Jika kamu memiliki anak kecil, misalnya, anak kucing mungkin bukan pasangan terbaik. Kecuali kamu memiliki banyak kesabaran dan waktu untuk memberikan pengawasan terus-menerus untuk melindungi anak kucing yang rapuh dari tangan kecil yang cenderung bersemangat.
Juga perlu dipahami bahwa beberapa kucing dewasa tidak menyukai anak kecil. Sehingga sangat penting untuk memastikan kucing mana yang dapat bersosialisasi dengan anak-anakmu dan tidak akan merasa iri dengan perhatian yang kamu berikan kepada mereka.
Ada baiknya kamu mempertimbangkan untuk mengadopsi kucing dari tempat penampungan hewan maupaun organisasi penyelamatan hewan di kotamu. ADOPSI yaa, JANGAN BELI!!
Ajak anak ke tempat penampungan hewan atau maupaun organisasi penyelamatan hewan. Biarkan mereka bermain dan berinteraksi dengan kucing atau anak kucing untuk melihat bagaimana kedua belah pihak rukun. Ini akan membantumu dalam memutuskan apakah kucing ‘terseut’ cocok untuk anak kamu. Relawan atau petugas akan dengan senang hati membantu memilihkan kucing mana yang tepat untuk menjadi keluarga baru.
Setiap tempat penampungan / organisasi penyelamatan hewan memiliki kebijakan terkait kunjungan ke lokasi. Secara umum bertujuan untuk mencegah penelantaran di area sekitar, serta demi keamanan dan kenyamanan para satwa. Seperti AFJ sendiri, calon adopter baru dapat mengunjungi, berinteraksi dengan calon anggota keluarga baru (anjing & kucing) setelah lolos seleksi survey tempat tinggal (home visit)
-
Apakah Sudah Ada Satwa Dampingan di Rumah?
Jika sudah, kamu juga harus mempertimbangkan mereka. Beberapa kucing lebih senang menjadi satu-satunya hewan peliharaan, sementara yang lain bisa rukun dengan hewan lain. Penting juga untuk mempertimbangkan bagaimana reaksi hewan peliharaan kamu saat ini.
Organisasi Humane Society memperingatkan bahwa jika kamu memiliki anjing besar dengan dorongan mangsa yang kuat, mungkin tidak aman jika kamu memelihara kucing baru ke dalam rumah. Selain itu, jika kamu sudah memiliki kucing, ia mungkin menyukai teman kucing baru. Tetapi ia juga mungkin menjadi kesal dan bereaksi buruk. Misalnya berkelahi, bersembunyi, atau pip pup di tempat yang tidak semestinya.
-
Gaya Hidup dan Fasilitas di Rumah
Pikirkan dengan serius antara gaya hidupmu dan tipe kepribadian kucing yang paling cocok. Kalau kamu sering pergi, kamu pasti menginginkan kucing yang lebih mandiri dan tidak masalah jika ditinggal sendirian dalam waktu lama, bukan?
Lain halnya jika kamu adalah ‘anak rumahan’. Kamu mungkin akan lebih menikmati menghabiskan waktu bersama kucing yang mudah dipangku, yang suka berpelukan dan mengikuti kamu.
Apakah kamu tidak masalah dengan tipe kucing ‘cerewet’ yang terus-menerus memberi tahumu bagaimana perasaannya? Apakah kamu akan banyak menghibur? Jika demikian, kucing yang suka bergaul mungkin akan tumbuh sehat di rumahmu dibandingkan dengan kucing pemalu yang kerap cemas jika berada di sekitar orang asing.
Fasilitas di rumahmu juga menjadi peran. Beberapa kucing dapat beradaptasi dengan baik dengan ruang kecil dan menjadi kucing dalam ruangan (kucing indoor) yang terbatas. Sementara, kucing lain akan dapat hidup lebih baik dengan banyak ruang yang bisa dijelajahi untuk mencegah kebosanan, dan tetap dapat membakar energi di dalam rumah yang lebih besar.
-
Bulu Panjang vs Bulu Pendek
Penting bahwa kamu perlu memiliki kesadaran diri secara jujur dalam hal ini. Kucing berbulu panjang membutuhkan banyak perawatan. Kalau kamu tidak punya waktu untuk menyikat giginya setiap hari, memberikan pakan khusus atau anggaran dana untuk grooming seminggu sekali, mungkin akan lebih baik jika kamu memilih kucing berbulu pendek. Apapun jenis nya, semua kucing itu cantik, dan tidak perlu mendiskriminasi fisiknya.
Harap diingat bahwa tiap ras kucing memang memiliki ciri-ciri tertentu, kecenderungan genetik apa pun terhadap masalah kesehatan yang terkadang diakibatkan oleh overbreeding. Ini dapat membantumu membuat keputusan.
* * *
Dengan mengikuti panduan ini, tidak menjamin berkurangnya kejutan-kejutan yang akan kamu temui. Bagaimanapun juga, kucing adalah ahlinya dalam menjaga kewaspadaan dari kita, yang merupakan bagian dari pesona mereka. Tetapi jika kamu masuk ke proses adopsi yang dibekali dengan pengetahuan tentang apa yang harus dicari pada kucing, kemungkinan besar kamu akan berakhir dengan teman kucing yang bahagia dan rumah yang bahagia.
Sudah siap berkomitmen? Adopsi mereka yang terlantar dengan mengirimkan email ke afjadoption@gmail.com
Dilansir dari https://www.hillspet.com/cat-care/new-pet-parent/choosing-the-best-cat-breed-personality
