wrapkit

Garong harus kehilangan mata terakhirnya

Garong Bejo


Garong bukanlah sosok asing bagi relawan yang hampir setiap hari memberi dia makan di jalanan. Sebagai kucing senior dan berkebutuhan khusus, dia cukup menonjol diantara kucing-kucing lain yang dimonitor di pasar itu. Hilangnya satu mata nya tidak membuat kesulitan yang berarti dikehidupannya. Dia masih berkelana dari sudut pasar ke sudut pasar yang lain tanpa masalah.

Namun pada tanggal 20 Agustus kemarin, relawan menumukan dia terduduk lemas di pinggir jalan, dengan mata terakhirnya mencuat keluar. Garong ditabrak orang yang tidak bertanggung jawab. Setelah memeriksa lebih lanjut, ternyata rahangnya juga patah karena kecelakaan tersebut. Harus bergerak cepat, kami segera membawa Garong ke rumah singgah dini hari itu juga. Dan segera mencari dokter untuk melakukan operasi darurat untuk mata garong. Kami memberi nama Bejo, sebagai doa agar dia diberi keberuntungan untuk bisa kembali pulih. Beruntung ada salah satu dokter relawan yang bersedia mengoperasi garong subuh itu. Tindakan pertama adalah mengupayakan agar bola mata yang keluar tersebut bisa masuk kembali ke rongga mata. Operasi berjalan lancar, kondisi garong sudah stabil dan tinggal menunggu bagaimana perkembangan dia nanti.

Setelah 10 hari dirumah singgah, kondisi kesehatan garong meningkat, dia telah melewati masa kritisnya, namun tubuh garong tidak berhasil menerima kembali jaringan yang cedera. Mata terakhir garong harus diangkat. Kami pun membawa Garong ke Rumah Sakit Hewan pada tanggal 2 September. Saat itu kondisi jaringan mata yang sudah mati pecah dan mengakibatkan luka terbuka di mata garong. Masalah muncul dari kondisi Garong, dia kekurangan trombosit yang akan sangat beresiko jika dilakukan operasi. 

Setelah 2 hari menginap di Rumah Sakit Hewan, kami membawa pulang Garong untuk merawatnya sampai trombositnya naik dan siap dioperasi. Sementara kami akan melakukan terapi pemberian Angkak; yaitu beras putih jenis tertentu yang dibiakkan dengan sejenis ragi khusus selama beberapa hari sehingga mengubah warna beras menjadi merah, yang telah dikenal sebagai terapi herbal untuk meningkatkan Trombosit. Rahang Garong yang patah membuat dia kesulitan makan, sehingga harus disuapin memakai spet. Garong sudah bisa mulai berdiri dan menjilat. Namun masih terus dalam pengawasan agar hari Selasa nanti (8/9/20) Dia bisa dioperasi untuk pengangkatan mata dan operasi rahangnya.

Terima kasih atas donasi dan supportnya untuk Garong, terutama untuk Anda yang kemarin telah mengirimkan bantuan spesifik untuk Garong. Kesembuhan Garong adalah karena dukungan Anda,


Terima kasih Sahabat.


 

wrapkit

We are simply friends who share similar views on treating non human animals with the respect and compassion they so rightly deserve.

Including the right to live free from unnecessary suffering and exploitation.

Reach us on Social Media

Our location is strictly unpublished due to safety and educational reason. To visit us, please make an appointment by sending us a request email. Make sure you have read our FAQ section before sending an email. It might need time until we finally keep-in-touch

This site is donated by Oninyon Software Solution - PT. Oninyon Revolusi Kreatif Indonesia