AFJ Dukung Indonesia Bebas Rabies 2030 Lewat Vaksinasi Anjing di Shelter Fortune Life
Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia 2025 yang jatuh setiap tanggal 28 September, Animal Friends Jogja (AFJ) kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung Indonesia bebas rabies melalui kegiatan vaksinasi massal bagi anjing di shelter.
Sebanyak 43 ekor anjing di Shelter Fortune Life (Komunitas Animal Lover Jogja) berhasil divaksin rabies dengan bantuan drh. Desti Ikayanti serta relawan AFJ, pada Jumat, 26 September 2025. Kegiatan ini juga didukung oleh Zoetis Indonesia, yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan vaksin rabies untuk mendukung aksi-aksi pencegahan penyakit zoonosis, khususnya di Yogyakarta.
Rabies hingga kini masih menjadi ancaman mematikan bagi manusia maupun hewan. Namun, penyakit ini sepenuhnya bisa dicegah—asal semua pihak bersedia berperan aktif. Mengusung tema global “Act Now: You, Me, Community” (Bertindak Sekarang: Kamu, Aku, dan Komunitas), Hari Rabies Sedunia tahun ini mengingatkan kita bahwa tanggung jawab pencegahan tidak hanya berada di tangan pemerintah atau dokter hewan, tetapi merupakan kewajiban bersama.
“Setiap vaksin yang diberikan bukan hanya jarum yang menembus kulit, tetapi tameng perlindungan, harapan baru, dan langkah kecil menuju cita-cita besar: Indonesia Bebas Rabies 2030,” ujar dokter relaw AFJ, drh. Desti Ikayanti , usai kegiatan.
Melalui vaksinasi ini, AFJ berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya vaksinasi rutin, baik untuk hewan peliharaan maupun populasi hewan jalanan. Sebab, anjing yang sehat dan terlindungi berarti keluarga dan lingkungan pun ikut aman.
Hari ini, AFJ kembali mengingatkan: perubahan besar selalu dimulai dari aksi kecil yang dilakukan bersama. Dari kamu, dari kami, dari kita semua, mari satukan suara dan aksi nyata agar Daerah Istimewa Yogyakarta tetap bebas rabies, serta bersama wujudkan Indonesia Bebas Rabies 2030.
❤️ Untuk setiap anjing yang divaksin, terselip satu doa yang sama:
Semoga tidak ada lagi nyawa, baik hewan maupun manusia, yang hilang sia-sia karena rabies.
